5 Fakta tentang Choirul Huda, Kiper Persela yang Meninggal Dunia

Bro, tau kan soal kabar Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda yang meninggal? yap, tepatnya pada 15 Oktober 2017, Indonesia kehilangan salah satu pemain bola terbaiknya nih.

Padahal kiper senior ini sudah merumput bareng Persela Lamongan sejak awal kariernya pada tahun 1999 sampai sekarang. Huda meninggal karena mengalami benturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues.

5 Fakta tentang Choirul Huda, Kiper Persela yang Meninggal Dunia

Ia sempat dibawa ke RSUD Dr Soegiri setelah enggak sadarkan diri di lapangan. Tapi, ternyata Tuhan lebih sayang kepada Huda dan memanggilnya.

Nah, ini ada 5 fakta tentang Huda yang buat dirinya sangat diidolakan oleh para pecinta sepak bola Tanah Air.

 

Loyal

Kapten Persela ini terkenal loyal banget sama timnya. Ya gimana enggak bro, Huda mengawali kariernya di Persela dan enggak pernah pindah-pindah ke klub manapun. Huda tercatat telah membela Persela sebanyak 454 kali.

 

Seorang Pegawai Negeri Sipil

Walaupun Huda sibuk jadi atlet profesional, Huda ternyata juga jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Doi jadi PNS di Dinas Parpora Pemkab Lamongan sejak tahun 2000-an awal.

 

Masuk dalam Daftar Pesepakbola Paling Loyal Sedunia

Enggak percaya? Media besar di Inggris bernama The Sun, memasukkan nama Huda ke dalam daftar pesepakbola paling loyal sedunia. Bersama dengan pemain sekelas Lionel Messi, Andres Iniesta, Mark Noble dan Gabby Agbonlahor, Huda diberi predikat sebagai salah satu pemain paling loyal sedunia.

 

Rendah Hati dan Optimis

Huda dikenal dengan sosok yang enggak sombong, rendah hati dan juga optimistis. Hal itu dibuktikan dari omongan rekan setimnya, Samsul Arifin, yang menerima pesan dari Huda sebelum bertanding.

Huda saat itu mengirimkan pesan “Jangan meremehkan (lawan), jangan saling menyalahkan, yakin kita menang,” kata Huda. Nah, dari kata-kata itu udah bisa dinilai kan kalo Huda orang yang sangat rendah hati, enggak sombong dan optimis.

 

Penuh dengan Prestasi

Huda sudah membawa Persela Lamongan lima kali juara Piala Gubernur Jawa Timur. Enggak cuma itu, Huda juga pernah dipanggil buat ngebela Tim Nasional Indonesia.