MUI Pusat Dukung Polisi Tindak Judi Ketangkasan di Bandung

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mendukung langkah Polrestabes Bandung menindak tegas praktik judiĀ pokerrepublik mesin ketangkasan. Saat ini kasus penggerebekan dua lokasi mesin ketangkasan di Kota Bandung yang menyeret dua tersangka ditangani Satreskrim Polrestabes Bandung.

\\\”Kami mendukung proses hukum yang dilakukan kepolisian dan berharap kasusnya diungkap tuntas,\\\” jelas Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Nahar Nahrawi.

Nahar menyanpaikan kepada wartawan saat meninjau barang bukti mesin ketangkasan yang diamankan di Markas Satuan Sabhara Polrestabes Bandung, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (28\/3\/2012). Kedatangan perwakilan MUI itu didampingi Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Wijonarko dan Wakasatreskrim Kompol Agung Masloman.

\\\”Kedatangan kami menanyakan kelanjutan kasus. Serta sejauh mana penyelidikan kasus tersebut yang dilakukan pihak kepolisian,\\\” titir Nahar.

Disinggung soal mesin ketangkasan yang disita polisi ini terdapat unsur judi, Nahar hanya menjawab dengan senyum mengembang.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Wijonarko mengungkapkan kedatangan pihak MUI Pusat hanya untuk mengetahui perkembangan perkara serta memeriksa mesin ketangkasan. \\\”Intinya MUI mendukung penyidikan yang kami lakukan dalam perkaran ini. Kami hingga kini masih melakukan penyelidikan.

Dalam kesempatan itu, dua tersangka YA dan TO turut dihadirkan untuk mempraktikkan cara bermain mesin ketangkasan. Pihak MUI hanya 30 menit berada di tempat tersebut setelah datang sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam berita sebelumnya, Jumat (17\/2\/2012) lalu polisi menggerebek dua arena permainan ketangkasan di Kota Bandung yakni Octozone dan Stargame. Polisi juga menyita 195 unit mesin ketangkasan di dua lokasi permainan ketangkasan. Hasilnya, terdapat praktik perjudian di dua tempat itu. Satreskrim Polrestabes Bandung menetapkan dua tersangka yang merupakan pengelola di dua arena permainan ketangkasan.