Biden Mengupayakan Perpanjangan Lima Tahun dari Perjanjian Senjata New START dengan Rusia

 

Presiden AS Joe Biden akan mengupayakan perpanjangan lima tahun untuk perjanjian kendali senjata START Baru dengan Rusia, Gedung Putih mengatakan pada hari Kamis, dalam salah satu keputusan kebijakan luar negeri utama pertama dari pemerintahan baru menjelang perjanjian itu. kedaluwarsa pada awal Februari.

“Presiden telah lama menegaskan bahwa perjanjian New START adalah untuk kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat. Dan perpanjangan ini menjadi lebih masuk akal ketika hubungan dengan Rusia bermusuhan seperti saat ini, ”kata sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki dalam sebuah briefing.

Dia juga mengatakan Biden telah “menugaskan” komunitas intelijen AS untuk penilaian penuh atas pelanggaran siber Solar Winds, campur tangan Rusia dalam pemilu 2020, penggunaan senjata kimia Rusia terhadap pemimpin oposisi Alexei Navalny dan dugaan hadiah pada tentara AS di Afghanistan.

“Bahkan saat kami bekerja dengan Rusia untuk memajukan kepentingan AS, kami juga berupaya meminta pertanggungjawaban Rusia atas tindakannya yang sembrono dan bermusuhan,” kata Psaki.

Perjanjian pengendalian senjata, yang akan berakhir pada 5 Februari, membatasi Amerika Serikat dan Rusia untuk mengerahkan tidak lebih dari 1.550 hulu ledak nuklir strategis.

Selain membatasi jumlah senjata nuklir strategis yang dikerahkan ke level terendah dalam beberapa dekade, New START juga membatasi rudal dan pembom darat dan kapal selam yang mengirimkannya.

 

Dalam sebuah pernyataan, Pentagon mengatakan bahwa orang Amerika “jauh lebih aman” dengan perjanjian utuh dan diperpanjang.

“Sama seperti kami melibatkan Rusia dengan cara yang memajukan kepentingan Amerika, kami di Departemen akan tetap waspada tentang tantangan yang ditimbulkan Rusia dan berkomitmen untuk membela negara dari tindakan sembrono dan permusuhan mereka,” kata juru bicara Pentagon John Kirby.

Berakhirnya perjanjian itu akan mengakhiri semua pembatasan pada penyebaran hulu ledak nuklir strategis AS dan Rusia dan sistem pengiriman yang membawanya, yang berpotensi memicu perlombaan senjata baru, kata para ahli kebijakan.

Sebelumnya, sumber yang mengetahui keputusan itu mengatakan kepada Reuters bahwa anggota parlemen AS telah diberi pengarahan tentang keputusan Biden tentang perjanjian New START.

Kremlin pada Rabu mengatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk memperpanjang START Baru dan akan menyambut upaya yang dijanjikan oleh pemerintahan Biden untuk mencapai kesepakatan.

Sumber : Reuters

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *